Go to ...

RSS Feed

Sunday, July 21, 2019

Jam Amerika di Perang Dunia ke II di Rusia


Jam Tangan Dari Amerika Untuk Pasukan Soviet Selama Masa Perang Dunia II.
Musuh dari musuhku adalah temanku.
Jam tangan telah lama berfungsi sebagai hadiah yang diberikan untuk menandai acara-acara penting.
Di masa lalu itu biasa untuk menuliskan di caseback dengan nama atau bahkan catatan singkat. Dari orang tua untuk anak-anak, istri untuk suami, jam tangan menjadi hadiah berharga karena bersifat pribadi dan penting.
Orang-orang membutuhkan jam tangn agar tetap tepat waktu, dan cara terbaik untuk mengingat suatu kejadian adalah menggunakan benda yang selalu terikat dengannya?
Tetapi pada hari-hari awal Perang Dunia II, sejumlah jam tangan dari Amerika dikirim dan diberikan sebagai hadiah kepada tentara Soviet pada beberapa kesempatan yang berbeda: untuk membantu memenangkan perang.Rusia_2Pada tanggal 14 Desember 1941, mantan duta besar Amerika untuk Uni Soviet, Joseph E. Davies mengumumkan di Arena Boston yang ramai, “Kita jangan pernah lupa bahwa kita telah menjadi penerima manfaat dari penderitaan mereka. Ketika mereka berjuang untuk negara mereka, mereka juga berjuang untuk negara kita. ”
Davies merujuk pada penderitaan besar yang dihadapi pasukan Soviet saat mereka melawan pasukan Nazi yang melanggar batas.
Ini hanya tujuh hari setelah serangan Jepang di Pearl Harbor, yang menandai masuknya Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II.
Sekitar enam bulan sebelumnya, tiga juta tentara Jerman berbaris ke Uni Soviet dengan dukungan 3.000 tank di darat dan pesawat Luftwaffe di udara.
Front perang membentang hampir 2.000 mil dari North Cape sampai ke Laut Hitam. Invasi ke Soviet diterima secara luas sebagai kesalahan Hitler yang paling signifikan, karena kegagalannya menyebabkan Jerman bertarung dalam perang dua front.
Sementara Jerman juga terlalu meremehkan pasukan Soviet, Operasi Barbarossa menimbulkan kerusakan luar biasa pada Uni Soviet. Mungkin sekutu terbesar bagi Pasukan Soviet adalah musim dingin Rusia yang sangat keras, karena pasukan Jerman merasa itu benar-benar menyusahkan mereka.
Di Amerika Serikat, sebuah yayasan yang berbasis di New York mendukung upaya pasukan Soviet yang gigih. Dikenal sebagai Bantuan Perang untuk Rusia, organisasi ini didirikan pada Juli 1941 (sebelum AS memasuki perang) dan secara resmi didirikan pada bulan September. Misi mereka adalah untuk memasok pasukan Soviet dengan setiap peralatan yang mungkin untuk membantu mereka dalam memerangi Nazi.
Mereka mengumpulkan dana dari para pengusaha di New York, mereka merekrut anggota baru dari kampus Ivy League, dan mereka menjalankan kampanye yang cukup besar untuk menggalang dukungan.
Dan mereka bahkan memesan jam tangan untuk pasukan Soviet agar selalu mengetahui waktu dari para pembuat jam terkemuka Amerika saat itu, Waltham, Elgin, dan Hamilton.
Jam dengan tujuan khusus ini dibuat sesuai dengan spesifikasi umum Departemen Ordonansi Angkatan Darat A.S., yang berarti bahwa jam tersebut dinilai untuk digunakan untuk ketepatan waktu dasar dalam fungsi militer, meskipun mungkin tidak harus digunakan saat bertempur.
Jam tangan itu diberi tulisan dengan kata-kata yang menggembirakan bagi para prajurit Soviet: “To the heroic people of the USSR – Russian War Relief USA,” yang ditulis menggunakan huruf Cyrillic Rusia.
Ada perasaan skeptisis dari Sekutu Barat terhadap Uni Soviet yang dipimpin Stalin pada saat itu, tetapi ada kebutuhan untuk bekerja sama ketika Jerman Hitler tumbuh semakin kuat.
Pembuat kebijakan di Amerika menanggapi kerja sama dengan Soviet dengan pengertian “musuh dari musuhku adalah temanku”.
Kerjasama Itu tidak harus merupakan aliansi yang dibentuk dari nilai-nilai bersama, persaudaraan, atau kekeluargaan, melainkan aliansi yang lahir dari kebutuhan sesaat semata.
Satu-satunya cara untuk menghentikan invasi Jerman saat itu adalah dengan bersatu.
Peraturan Lend-Lease, meminjamkan/menyewakan barang disahkan pada Maret 1941, konon adalah cara yang digunakan para legislatif yang memungkinkan organisasi Bantuan Perang Rusia untuk mengirimkan jam tangan ini kepada pasukan Soviet.
Itu adalah cara yang memungkinkan Amerika Serikat untuk tetap tidak terlibat langsung dalam perang, tetapi masih mengambil sikap dengan memasok pasukan tempur dengan peralatan.
Tentu saja ada cukup banyak oposisi terhadap RUU tersebut, dengan beberapa senator mencatat bahwa hal itu akan memungkinkan Presiden untuk melakukan perang proksi di seluruh dunia tanpa pernah menempatkan orang dalam perang langsung.
Ada kemungkinan bahwa Bantuan Perang Rusia mengatur pengiriman jam tangan kepada pasukan di Rusia bukan sebagai pinjaman. Sementara pesanan produksi untuk jam tangan memang ada, dan tidak disebutkan tentang pinjam-meminjamkan.
Setelah perang usai, memang tidak ada gerakan di Rusia untuk membahas bantuan yang diberikan AS kepada pasukan Soviet, jadi tidak ada dokumentasi tentang masalah bantuan ini.
Dengan melihat hal itu, menimbulkan pertanyaan apakah pasukan Soviet diizinkan tetap menggunakan jam tangan ini atau apakah dilarang memiliki jam tangan untuk menghormati kemitraan tidak tertulis yang terjadi.
Perang berakhir dengan kekalahan Nazi, dan Bantuan Perang Rusia dibubarkan ketika Amerika memasuki masa damai.
Hanya pin, poster, dan catatan di Perpustakaan Umum New York yang tersisa dari organisasi ini, tetapi sering juga muncul jam tangan ini yang membingungkan ini, sering muncul pertanyaan bagaimana asalnya jam buatan Amerika dengan tulisan Cyrillic di bagian belakang.
disarikan dari www.hodinkee.com

Tags:

More Stories From Berita HoW