Go to ...

RSS Feed

Friday, April 26, 2019

Manakah yang lebih baik? Rolex atau Jaeger-LeCoultre?


Lebih baik apa dalam hal apa dulu?
Horologi sebenarnya bukanlah bidang di mana Kita dapat melakukan perbandingan yang mudah antar merek, terutama yang level atas.
Setiap dari mereka memiliki misi, market yang dituju, dan juga berusaha untuk unggul dalam area yang dimasukinya.
Jika kita mempertimbangkan hal ini secara historis, kita menemukan situasi yang agak aneh.Rolex-VS-Jaeger-LeCoultreBerlawanan dengan apa yang dipikirkan kebanyakan orang, tidak setiap pembuat jam tangan Swiss membuat kalibernya sendiri – bahkan termasuk Jaeger LeCoultre yang terkenal, yang diakui pengamat sebagai “The Watchmaker of the watchmaker”.
Memang JLC telah dan pernah memasok movement inhouse nya ke hampir setiap pembuat jam mewah di sana, termasuk Holy Trinity.
Tetapi ketika JLC membuat Reverso, salah satu tipe jam mereka yang terkenal, ternyata JLC justru menggunakan movement perusahaan lain ke dalam seri pertama Reverso nya, yaitu movement dari Tavannes, bukan Inhouse mereka sendiri, ini juga dilakukan oleh Rolex di Produk legendaris mereka Daytona sampai tahun 2000, menggunakan movement dari perusahaan lain.
Bahkan Rolex, ketika awal didirikan, adalah perusahaan yang melakukan outsource semua nya untuk produk mereka – Rolex membeli movement dari perusahaan lain, lalu di packaging dan menjualnya sebagai jam tangan dengan merek dagang mereka di wilayah mereka di London.
Jadi kalau kita lihat ternyata dua merek ini awalnya dari dua pemasaran yang sama sekali berbeda.
Rolex saat ini unggul dalam bidang jam “sport luxury”, dan memproduksi beberapa tipe jam yang berasal dari tradisi mereka yang kuat.
Jaeger LeCoultre, di sisi lain, unggul dalam bidang jam tangan luxury, terutama dengan beberapa komplikasi mesinnya.
Ironisnya, Reverso memulai debutnya sebagai jam tangan olahraga, casing nya dibuat khusus untuk melindungi kaca jam tangan dari penanganan kasar menjadi sasaran ketika bermain Polo.
Yang pasti kedua perusahaan ini berada di antara pemain terbaik di bidangnya masing-masing.
Keduanya memberikan kualitas luar biasa dalam produk mereka, dan keduanya telah menjadi inovator di bidangnya masing-masing.
Sangat sulit untuk memilih siapa yang menjadi pemenang.
Movement Rolex umumnya jauh lebih sederhana, berasal dari tools watch, sehingga dibuat untuk bisa tahan lama dan presisi.
Kita tidak akan menemukan dekorasi apapun dalam movement Inhouse Rolex: tetapi Kita akan menemukan pengerjaan yang teliti dan komponen yang dibuat dengan presisi yang tidak akan mengecewakan.
Sebaliknya, movement JLC lebih dibuat secara tradisional. Mereka menunjukkan upaya dan dedikasi terhadap dekorasi, seperti dalam tradisi tipikal jam Swiss, dan biasanya disertai dengan komplikasi yang menarik.
Rolex juga memiliki beberapa jam tangan tradisional dan elegan di line up produk mereka – lihat saja di model Cellini, dan JLC juga memiliki beberapa jam tangan mewah dan jam tangan diving yang luar biasa, seperti Master Compressor.
Kedua perusahaan jam ini ternyata masuk dibeberapa segmen market yang sama. Namun yang jelas, masing-masing memiliki kekhasan tersendiri.
Jadi, pada akhirnya Anda dipersilahkan memilih jam mana saja dari salah satu merek tersebut – ambil saja yang paling sesuai dengan gaya Anda.

More Stories From Informasi Menarik