Go to ...

RSS Feed

Tuesday, December 18, 2018

Tudor vs Rolex , anda pilih mana .. ?


Memang benar berdasarkan pengamatan langsung, Rolex memiliki banyak, banyak kelebihan dibanding Tudor : kualitas tak tertandingi dan kuga nilai jual kembali yang tetap tinggi, pengakuan merek secara global, belum lagi Rolex merupakan jam tangan pilihan hampir setiap eksekutif di manapun berada.
Namun, bila kita coba telaah lebih detail, kelihatannya ada beberapa hal yang dilakukan oleh “saudara mudanya”, Tudor, yang mungkin lebih baik, dan itulah yang akan coba dibahas di sini.Rolex-dssdMari kita coba lihat beberapa alasan mengapa Tudor bisa dikatakan lebih baik daripada Rolex.
Semua orang tahu bahwa hampir setiap jam Rolex bisa mempertahankan nilainya, di mana pun kita membeli atau menjualnya. Ini harus diakui nerupakan hal yang langka, tidak hanya di dunia jam tangan mewah, tetapi juga untuk barang mewah pada umumnya.
Harga dari sebagian besar merek biasanya turun setidaknya 20% – 30% dari harga jual mereka sesaat setelah kita keluar dari toko, kadang-kadang bahkan lebih.
Itu tidak terjadi dengan Rolex.
Ini adalah berita bagus bagi mereka yang membeli jam Rolex, tetapi dengan model stainless stell seperti Submariner dan GMT-Master dihargai ke harga $ 10k bahkan lebih dan yang versi logam mulia harganya bisa tiga kali lipat, malah karena susah didapat, harga di Grey Market bisa lebih mahal lagi lalu ada pertanyaan yang timbul apakah benar-benar nilainya seperti itu? Perlu diingat, jam Rolex bukanlah jam yang tingkat kerumitannya tinggi .. kalau presisi tinggi memang betul …
Tudor, di sisi lain, menawarkan model yang secara signifikan harganya jauh lebih murah, namun rasanya tetap memberikan kualitas yang sebanding.
Tudor Pelagos, misalnya, memiliki movement otomatis yang bersertifikat COSC, in-house, dan power reserve 70 jam. Bahan casing nya dari stainless dan titanium 42-mm, tahan air hingga 500m (1,640ft) dan bezel rotasinya dari keramik tersedia dalam dua warna yang berbeda: matt hitam atau matt biru. Dilengkapi katup pelepas helium serta bracelet yang bisa diatur dengan harga kurang dari setengah harga Rolex Sea Dweller yang kurang lebih sebanding.
Sebagian besar jam tangan Rolex yang populer saat ini melakukan debut awal pada 1950-an dan 1960-an, dan terlihat tidak banyak yang berubah secara desain sejak saat itu. Mungkin, ukuran huruf telah sedikit meningkat, lebih bagus dan halus, kualitas bahannya dan mesin semakin baik, tetapi secara keseluruhan belum terlihat sesuatu yang betul betul baru, mungkin ada pergantian movement tapi itu tidak terlihat langsung.
Tudor, di sisi lain, penuh dan selalu muncul dengan ide-ide baru.
Tag line mereka adalah ‘Born To Dare’ dan mereka benar-benar serius dengan Tag line tersebut.
Tudor biasanya mengabaikan Desain Konvensional, menabrak sesuatu pakem model.Tudor-Black-Bay-Chrono01Tudor menggabungkan jam diver mereka, Black Bay dengan chronograph untuk menciptakan Heritage Black Bay Chrono yang sangat keren. Mereka juga memodifikasi jam menyelam Heritage Black Bay yang populer dalam stainless stell dibuat hitam dengan PVD-coating hitam, mereka juga berani mengeluarkan versi Black Bay Bronze 43 mm.tudor-pelagos-lhdMereka bahkan menciptakan versi vintage yang terinspirasi dari jam tangan penyelam Pelagos yang dibahas di atas, yang disebut Pelagos LHD.
Menggabungkan hal yang lama dengan yang Baru.
Salah satu hal yang dilakukan Tudor dengan sangat baik, mungkin lebih baik daripada merek lain di luar sana, adalah menggabungkan desain lama dengan desain yang baru.
Tudor sangat menghargai asal-usulnya, dan selalu sebisa mungkin mengkombinasikan bagian klasik yang khas dengan sesuatu yang baru dalam membangun desain baru mereka.
Jarum jam bersiku yang khas, yang dikenal sebagai Snowflake hand yang muncul di banyak model Tudor saat ini, diawali dan diilhami dari jam tangan TUDOR yang digunakan oleh Angkatan Laut Nasional Prancis pada tahun 1970-an.
Dial dan kristal berkubah, sementara itu, terinspirasi dari jam tangan menyelam Tudor yang pertama.
Beberapa model, seperti Heritage Black Bay, memiliki crown yang besar, yang terinspirasi oleh Ref. 7924 dari 1958, alias Big Crown.
Model-model lain menampilkan lapisan tumescent berwarna krem, yang memberi sentuhan warna patina yang hangat dan merepresentasikan model vintage yang cantik seperti contohnya di Black Bay 58.
Rolex, sementara itu, hanya memasang lensa Cyclops di Sea-Dweller yang baru, itupun dengan segala cercaan dari yang tidak suka dengan Cyclops termasuk saya, yang lain sepertinya biasa saja tidak ada perubahan sama sekali.
Selain itu yang dipertahankan adalah susahnya mendapat produk jam Rolex terutama yang tipe model sport stainless stell …
Tudor, Selain lebih murah, lebih fleksibel, dan terus terang, untuk beberapa model lebih menarik daripada Rolex, Tudor juga memiliki sesuatu yang lain: Orang-orang tidak akan menganggap kita sedang pamer atau sombong hanya karena mengenakan jam Tudor ditangan.
Beda dengan Rolex karena orang akan menilai apakah pantas?, apakah asli bukan KW dan hal-hal lainnya.
Jadi, begitulah. Mungkin dari sisi model dan kenyamanan maka Tudor lebih baik dari Rolex.

More Stories From Berita HoW