Go to ...

RSS Feed

Tuesday, October 16, 2018

Apakah Jam yang anda beli itu asli?…


Biasanya pembeli jam tangan murah dan palsu hanyalah orang-orang yang ingin memiliki jam tangan mewah misalnya, “Rolex” tetapi memiliki anggaran sekitar Rp. 500 ribu.
Mereka tahu atau mungkin tahu bahwa mereka membeli jam tangan palsu; mereka sama sekali tidak punya niat untuk membeli yang asli.
Dan jam itu mungkin akan cocok bila dipadankan dengan tas Louis Vuitton palsu atau sabuk Hermès yang juga palsu.
Semoga anda dan saya tidak termasuk dalam kategori ini dan semoga tidak akan pernah masuk kedalam kategori ini.
Jam tangan palsu hanyalah untuk orang yang senang kepalsuan.fake_watchesMari kita lihat perbedaan antara jam tangan palsu dan “Jam Tangan Frank” juga.
Jam tangan yang kita sebut palsu, adalah jam yang semua nya palsu. Tidak ada satupun yang asli baik jam nya ataupun talinya sama sekali semua palsu.
Beberapa pembuat jam tangan palsu sudah cukup mahir sekarang, mereka membuat casing dari baja tahan karat yang baik, membuat sebagian besar detail kecil dengan benar, dan mungkin bahkan menyediakan kotak palsu dan identitas surat surat palsu.
Berhati-hatilah dengan mereka.
Dua hal mungkin akan memberikan tanda bahwa jam itu palsu :
1.) Harga. Mungkin jauh lebih murah dibanding harga pasar “Too good to be True”.
2.) Movement. Ini agak susah dibedakan bila tidak dilihat langsung..
Ada beberapa hal lain juga yang bias jadi acuan, terutama dalam hal detail jam tangan. Jadi pastikan Anda dapat memverifikasi apakah movementnya sesuai atau mempelajari semua detail jam untuk memastikan keasliannya.
Idealnya, Anda bisa membawa jam serupa yang Anda ketahui asli untuk dibandingkan langsung.
Jam tangan Franken adalah hal lain lagi, dan menurut saya, bahkan lebih berbahaya.
Jam tangan Franken adalah jam yang terdiri dari (sebagian besar) bagian asli atau asli tetapi tidak sesuai dengan tipe atau tahun jam itu diproduksi. Ini jam Aspal ….
Contohnya, misalkan Rolex Submariner dari tahun 1965, dengan movement dari jam Rolex yang tahunnya lebih baru (atau mungkin bahkan bukan Submariner), tali jam yang beda tipe, bahan bezel dari model yang lebih baru, dan mungkin juga kristal plexiglas aftermarket.
Ini sangat menyulitkan untuk menentukan apakah jam tangan itu asli atau tidak.
Dalam kedua kasus tersebut, Anda perlu belajar sendiri untuk menghindari membeli jam tangan palsu atau jam tangan Franken.
Tingkat pengetahuan kita mengenai jam bervariasi, tentu saja, dan juga tergantung pada apakah ada banyak dokumentasi tersedia pada merek atau jam tertentu, atau bahkan tidak ada sama sekali.
Cara termudah untuk mencegah diri Anda membeli barang palsu atau Frankenwatch adalah dengan pergi ke dealer resmi dan membeli jam tangan baru disana.
Namun, itu tidak menyelesaikan masalah untuk pasar jam pre-owned dan antik/vintage.
Beberapa jam tangan yang sudah tidak diproduksi lagi dan masuk kategori antik serta sangat diminati – dengan label harga yang sesuai – itu juga merupakan pangsa pasar tersendiri, lahan menarik bagi para pemalsu atau pembuat jam “franken”.
Mereka mencoba menipu dari para kolektor yang bergairah dan pembeli jam tangan antik dan vintage yang berpikir mereka telah menemukan “Horological Holy Grail”, padahal yang didapat adalah barang palsu atau franken.
Beberapa merek jam ingin sekali mengkondisikan internet sebagai tempat yang tidak tepat untuk mendiskusikan masalah jam, terutama biasanya berasal dari merek yang tidak memiliki strategi atau visi yang jelas mengenai penjualan online dan menggunakannya sebagai alasan untuk menghindari diskusi atau bisa juga untuk seminimal mungkin menutupi kekurangannya dibicarakan dimedia online.
Namun disisi lain, merek lain bisa saja sangat membantu jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut tentang jam tangan yang sudah diskontinyu atau bahkan jam tangan vintage mereka.
Beberapa akan memberi tahu Anda apakah suku cadangnya asli, dan kadang-kadang bahkan menawarkan untuk melakukan pemeriksaan di jam anda. Namun, dalam kasus terakhir, ini tentu saja berarti Anda telah mempunyai jam itu.
Jika harganya mahal, sipenjual mungkin setuju untuk memeriksa keaslian jam yang ditawarkan di service center jam tersebut.
Membeli jam tangan asli merupakan masalah seperti mengerjakan PR.
Apakah Anda melakukan penelitian sendiri atau lebih suka “diskusi” sedikit pengetahuan dari kolektor atau sumber lain, itu akan mencegah Anda membuat banyak kesalahan.
Aturan ini tidak hanya berlaku untuk penjualan online saja, tetapi juga untuk jam tangan pre-owned dan vintage yang dijual oleh toko penjual jam yang menjual jam pre-owned dan juga biro pelelangan (orang yang biasa membuat jam Franken dan menjual jam palsu bahkan muncul di sana sesekali) .
Logika, kepercayaan dan pengetahuan adalah kunci ketika kita memutuskan untuk membeli jam dari tempat selain dari dealer resmi atau butik bermerek.
Ada beberapa buku yang benar-benar bagus yang dapat menjadikan kita seorang ahli virtual dalam hal ini, forum diskusi dengan banyak kontributor yang luas dan tentu saja berbagai blog jam yang telah mencakup banyak jam tangan yang berbeda bisa kita ikuti.
Serap sebanyak mungkin informasi yang Anda bisa dan jangan lupa untuk menanyakan second opinion saat Anda ragu.
[berdasarkan tulisan Robert-Jan Broer, www.watchtime.com]

More Stories From Berita HoW