Go to ...

RSS Feed

Sunday, September 23, 2018

*Breitling – Avenger Blackbird [Special Edition]


Jam Breitling pertama saya
Merek Breitling sudah lama ada dalam pikiran saya untuk suatu saat memiliki jam ini, sudah sejak tahun 1998. Cukup lama terlupakan karena kesibukan hingga suatu saat di bulan Des 2015 ketika sedang berada di Kelapa Gading 3, mata saya memandang lagi tulisan Breitling besar dan jejeran jam Breitling terhampar didalam etalase.
Iseng saya lihat dari beberapa type seperti Colt, Superocean sampai mata saya melihat Avenger Blackbird dan langsung jatuh cinta dengan type satu ini. Bentuknya yang kokoh enteng dibalut logam Titanium serta menyandang nama seperti pesawat tempur “Blackbird” memang bisa menarik minta siapapun pecinta jam tangan. Jam ini masuk kategori Special Edition bukan Limited Edition, jadi tidak dibatasi dengan jumlah produksinya … Akhirnya jam dengan warna hitam ini menjadi koleksi jam Breitling pertama saya …
Berikut saya ambilkan review yang saya dapat dari web mengenai Breiling type ini …

Breitling Avenger Blackbird adalah Edisi Khusus yang dirilis oleh Breitling pada bulan Juni 2014.
Tidak begitu yakin apa yang membedakan SE dari LE, tetapi ini disebut Edisi Khusus dan ini tertera pada caseback.
Diproduksi dengan tampilan serba hitam, warna yang telah populer selama beberapa tahun terakhir.
Jam dengan diameter 48mm ini casingnya terbuat dari titanium berlapis karbon, yang menurut Breitling Boutique di NYC memiliki kekerasan Vickers> 5000, sehingga lapisannya sangat tahan lama.
Berat total jam tangan dengan tali hanya 115 gram. Konstruksinya yang ringan, lugs melengkung yang membungkus pergelangan tangan, profil rendah (14.2mm), dan bentuk tali kain pas membuat jam tangan ini dipakai bahkan untuk orang dengan pergelangan tangan berukuran sedang 7,25″.
Bi-directional, rotating bezel memiliki tab tradisional di 15, 30, 45, dan 60 dengan angka Arabic untuk masing-masing dari 5 menit dan dibagi untuk penanda menit. Casing ini juga dilengkapi dengan sekrup crown besar yang beroperasi dengan sangat lancar.
Pada beberapa tipe jam tangan, saya harus berhati-hati untuk tidak mematahkan kenop crown ketika menguncinya kembali, tetapi yang satu ini tampaknya selalu bekerja dengan baik setiap saat.
Warna dial nya hitam volcano memiliki penanda jam dengan lapisan bercahaya bergaya vintage dan dapat dengan mudah dibaca di semua kondisi pencahayaan.
Warna Merah di jarum detik dan pada dial juga merupakan sentuhan yang bagus dan menambahkan karakter pada dial.
Tanda pada tombol hitam di bezel sulit dilihat dengan baik di foto.
Jam ini juga menampilkan tampilan tanggal pada posisi jam 3.
Fitur yang membingungkan pada jam ini adalah tanda 0-100 pada ring di pinggir dial.
Hal ini katnya biasa di jam tangan untuk penerbangan karena waktu penerbangan dicatat dalam sepersepuluh jam (misalnya, 3,2 jam).
Jam tangan ini juga memiliki kristal safir berbentuk kubah dengan pelapis AR di kedua sisinya.
Akhirnya, casebacknya non-titanium dengan grafir fitur skala konversi antara yang umum digunakan di Inggris dengan unit metrik.

Here are the full specs on the watch :
Movement: Automatic, Breitling Caliber 17 (based on ETA 2824-2), COSC-certified chronometer, Swiss Made
Number of jewels: 25
Movement frequency: 28,800 vph
Power reserve: 42 hours
Functions: Hours, minutes, seconds, date
Case material: Titanium, carbon coated
Case size: 48 mm
Case height: 14.2 mm
Lug width: 24 mm
Dial: Volcano black
Numerals: None
Hour markers: Applied, luminous, beige
Hands: Black, luminous
Water resistance: 300 meters / 1000 feet
Strap: Anthracite fabric strap (24/20) with black titanium tang buckle
Crystal: Domed sapphire, antireflective coating on both sides
Case back: Solid titanium

More Stories From 1 - Mechanical Watches