Go to ...

RSS Feed

Sunday, August 19, 2018

Apakah Rolex adalah perusahaan non-profit? Dan jika ya, mengapa?


Pendiri Rolex bernama Hans Wilsdorf dan Rolex adalah karya sepanjang hidupnya. Hans menjadi pemegang saham tunggal.
Dia ingin agar usahanya tetap bertahan dan berkembang setelah kematiannya, namun ia tidak memiliki anak untuk meneruskan usaha tersebut. jadi dia mencari solusi yang cerdik: dia mendirikan Yayasan Hans Wilsdorf Foundation, dan memberikan semua sahamnya pada Yayasan.
Tujuan utama dari lembaga ini adalah untuk melestarikan perusahaan, meskipun juga memiliki mandat untuk melakukan beberapa kegiatan amal di Jenewa (membantu yayasan tuna netra, membantu sekolah, pengembangan teknologi jam tangan, dll.).
Yang penting untuk dicatat bahwa anggota Foundation ini bukan pemilik atau pemegang saham, mereka hanya bertugas sebagai pengawas seperti dewan nonproft.
Mereka memutuskan bagaimana menginvestasikan kembali keuntungan, mempekerjakan atau memberhentikan dewan direksi, dan seterusnya.
Sebagai wali amanat, mereka bisa bebas mengawasi semua kegiatan usaha dari waktu ke waktu, tapi mereka bukan pemilik dan tidak mendapatkan keuntungan secara finansial.
Jadi, di satu sisi, Rolex, perusahaan sukses global yang menghasilkan 4 miliar dolar penjualan setiap tahunnya, bukan milik siapapun! Tidak ada yang menggunakan uang ini. Berapa miliar dolar yang telah dihasilkannya selama bertahun-tahun adalah sebuah misteri karena akun Rolex Company atau Hans Wilsdorf Foundation tidak pernah dipublikasikan.
Menurut perkiraan sebagian besar keuntungan diinvestasikan kembali ke dalam perusahaan, karena tidak ada tekanan pemegang saham untuk mengambil atau membagi deviden, dan itulah sebabnya Rolex dapat berinvestasi sedemikian banyak untuk membuat jam tangan yang sempurna dan membangun pabrik yang paling menakjubkan.
Karyawan mereka dibayar dengan baik juga, dan juga memiliki banyak waktu buat liburan, employee turn-over hanya 1 persen artinya Rolex memang tempat yang menyenangkan untuk bekerja.
Anda bisa menemukan statuta yayasan di rc.ge.ch, tapi bukan saham finansial, yang sekali lagi, sangat dirahasiakan.
Jadi untuk menjawab pertanyaan tersebut, betul sekali, Rolex bukanlah perusahaan nirlaba, yang walau sepenuhnya dimiliki oleh yayasan nirlaba, misinya mengembangkan bisnis Rolex itu sendiri.

More Stories From Ulasan Singkat